FUNGSI DARI RAPORT

Map Raport Lamtoro – Anda pasti pernah menerima raport bukan ketika Anda di sekolah? Kita akan menerima raport ini biasanya setelah kita melakukan ulangan akhir semester. Membahas soal raport, apakah Anda tahu fungsi dari raport?

Berikut ini adalah fungsi buku raport :

Bagi Siswa : Mengetahui kemajuan hasil belajar diri, konsep-kosep atau teori-teori yang belum dikuasai, Memotivasi diri untuk belajar lebih baik, Memperbaiki strategi belajar

Bagi Orang Tua : Mengetahui perkembangan anaknya sehingga orang tua dapat membantu anaknya belajar, memotivasi untuk meningkatkan hasil belajar dan melengkapi fasilitas belajar di rumah.

Bagi Guru Mata Pelajaran : Sebagai feedback juga penilaian digunakan guru untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan siswa dalam satu kelas. Hasil penilaian harus dapat mendorong guru agar mengajar lebih baik, dan membantu guru untuk menentukan strategi mengajar yang lebih tepat.

Bagi Wali Kelas : Melalui raport wali kelas dapat mengetahui kekuatan dan kelemahan siswa dalam kelas yang diampunya wali kelas dapat menentukan strategi dalam pengelolaan kelas yang menjadi tanggung jawabnya misalnya dengan menata ulang pengaturan tempat duduk, pembagian anggota kelompok belajar dan langkah strategis lainnya untuk membantu siswa meningkatkan kompetensi siswa atau membantu mengatasi kesulitan blajar siswa yang lemah.

Melalui nilai raport banyak hal yang dapat dilakukan seorang guru/wali kelas, orang tua maupun siswa itu sendiri … semoga hal ini dapat mempererat kerjasama antar pihak sekolah dan juga orang tua sehingga apa yang kita harapkan … menjadikan putra/putri kita yang sarat dengan Iptek dan Imtaq dapat terwujud … Amin …

Ketika aku membagikan raport saat itulah … teringat akan seseorang … Ki Hajar Dewantara

Tokoh dan pelopor pendidikan yang telah mendirikan sekolah Taman Siswa pada tahun 1922.

  • Semboyan “Tut wuri handayani”, atau aslinya: ing ngarso sun tulodo, ing madya mangun karso, tut wuri handayani.
  • Arti dari semboyan ini adalah: tut wuri handayani (dari belakang seorang guru harus bisa memberikan dorongan dan arahan), ing madyo mangun karso (di tengah atau di antara murid, guru harus menciptakan prakarsa dan ide), dan ing ngarso sun tulodo (di depan, seorang pendidik harus memberi teladan atau contoh tindakan yang baik).