Tidak Boleh Melaminating Dokumen?

Tidak Boleh Melaminating Dokumen? – Hal yang pertama anda lakukan agar sebuah dokumen awet adalah melaminating. Melaminating atau yang sering dosebut dengan press ini bertujuan untuk melindungi dokumen kertasa agar lebih awet dan tidak mudah rusak. Akan tetapi, disamping itu juga terdapat efek negatif melaminating sebuah dokumen. berikut efek negatif melaminating dokumen.

1.   Kesulitan melakukan pengoreksian atau perubahan data pada dokumen

Jika ada kesalahan pada suatu dokumen Anda akan sulit melakukan pengoreksian. Umumnya dokumen penting tidak bisa keluar dua kali atau dicetak baru. Misalnya ada kesalahan penulisan data pada ijazah yang baru Anda ketahui belakangan. Kalau terlanjur dilaminating susah merubahnya. Contoh lainnya jika suatu hari Anda ingin atau perlu mengganti nama Anda secara hukum, nantinya akta kelahiran Anda akan diberi catatan pinggir oleh pengadilan negeri. Saya pernah melihat ada orang yang melaminating kartu keluarga, kalau ada penambahan anggota keluarga baru, bagaimana?

2.   Tidak Diterima Untuk Urusan Internasional

Berbagai instansi internasional (misalnya kedutaan) kerap menolak dokumen yang dilaminating. Mereka meragukan keaslian dokumen yang dilaminating dan dianggap menyembunyikan sesuatu. Ada teman saya yang kesulitan mengurus pernikahan dengan WNA karena akta kelahirannya dilaminating.

3.   Tidak Bisa Dilegalisir

Dokumen Indonesia jika akan digunakan untuk mengurus sesuatu di luar negeri biasanya harus dilegalisir terlebih dahulu oleh departemen luar negeri. Jika tidak dilegalisir tidak berlaku bagi hukum internasional. Dokumen yang sering diminta untuk dilegalisir umumnya adalah akta kelahiran, sertifikat/buku nikah, dan ijazah.

Demikian artikel Tidak Boleh Melaminating Dokumen? Semoga Bermanfaat 🙂