Tips Menyimpan Dokumen Penting Agar Aman dan Tidak Rusak

MAP RAPORT IJAZAH –Terkadang kita suka lupa menyimpan hal-hal yang penting, seperti dokumen. Padahal dokumen merupakan barang yang sangat penting sehingga harus tersimpan dengan baik. Jangan sampai dokumen tersebut nantinya terlipat bahkan tak sengaja terbuang. Untuk itu kita perlu tau tips menyimpan dokumen penting agar aman dan tidak rusak. Yuk simak penjelasannya.

Pentingnya Menyimpan Dokumen Dengan Baik

Dokumen atau surat-surat penting wajib menyimpannya dengan baik. Karena terbuat dari material yang mudah rusak, Anda perlu memikirkan tempat yang tidak lembab, jauh dari sinar matahari, dan jauh dari jangkauan anak-anak.

Dokumen penting yang pada umumnya kita miliki selama hidup kita antaranya:

  1. Akta kelahiran
  2. Ijazah lulus Sekolah (SD, SMP, SMA/SMK)
  3. Ijazah lulus Perguruan Tinggi (S1, S2, S3)
  4. Surat Tanah
  5. Surat Kepemilikan Rumah
  6. Polis Asuransi
  7. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  8. Surat Ijin Mengemudi (SIM)
  9. BPKB Kendaraan Bermotor
  10. STNK
  11. Paspor, dan dokumen lainnya.

Ini Cara Menyimpan Dokumen yang Aman!

Enam cara menyimpan dokumen ini dapat membantu anda mengamankan surat-surat penting.

1.    Fotokopi dan Scan Dokumen

Setelah menerima dokumen penting, yang harus Anda lakukan adalah memfotokopi dokumen tersebut  kurang lebih 5 hingga 10 lembar.

Tujuan memfotokopi dokumen adalah:

  • Saat memerlukan dokumen tersebut, Anda tidak harus mengeluarkan yang asli, sehingga mengurangi risiko hilangnya dokumen.
  • Jika terjadi kerusakan atau hilangnya dokumen asli, Anda akan lebih mudah melakukan pengurusan pembuatan dokumen yang baru.

Jadi Anda perlu memfotokopi dokumen tersebut (minimal 5 copy) untuk terlegalisasi, supaya tidak bolak-balik ke sekolah asal.

Perhatikan Cara Menyimpan Dokumen Penting Milik Anda Agar Tidak Rusak! 02 - Finansialku

2   Laminasi

Untuk mengatasi masalah kertas yang mudah rusak, basah, atau terlipat, Anda bisa menggunakan cara ini. Laminasi adalah melapisi dokumen dengan plastik khusus yang akan terpanaskan, sehingga dokumen terlindung dan tidak cepat rusak.

Untuk melaminasi dokumen, Anda bisa pergi ke tempat fotokopi. Jika ingin menghemat biaya, Anda bisa membeli sendiri plastik khusus laminasi, dan menggunakan setrika baju. Sebelum melakukan laminasi sendiri, Anda harus mempelajari trik-trik khusus supaya hasilnya baik, bukan malah merusak dokumen Anda.Perbedaan Alat Laminasi Panas dan Dingin - Maxipro

 

3.   Menyimpan Map Display Book

Map display book terpenuhi dengan beberapa kantong plastik bening, ada yang berisi 20 sampai dengan 100 kantong plastik.

Pilihlah map dengan jumlah plastik yang cukup dengan kebutuhan Anda. Dengan map jenis ini, Anda bisa menemukan dokumen yang Anda cari dengan lebih mudah.

Sebagai saran tambahan, Anda bisa menyediakan minimal 2 display book, 1 untuk dokumen asli, 1 lagi untuk hasil copy-an dokumen. Supaya dokumen asli tidak terlalu banyak keluar masuk tempat penyimpanan, gunakan saja copy-an nya.

Perhatikan Cara Menyimpan Dokumen Penting Milik Anda Agar Tidak Rusak! 03 - Finansialku

 

Dalam sebuah keluarga, pasti ada lebih dari 1 orang. Ada baiknya setiap orang memiliki display book.

4.   Beri Label Nama pada Display Book

Jangan lupa untuk memberi label nama untuk setiap display book. Misalnya dengan stiker label, tuliskan “Akta Kelahiran (nama pemilik akta)”.

5.   Brankas atau Lemari Penyimpanan

Jangan sebarluaskan tempat penyimpanan dokumen kepada sembarang orang, beritahukan saja kepada keluarga inti. Untuk memilih tempat penyimpanan dokumen, Anda bisa memilih brankas atau hanya sekadar lemari penyimpanan biasa. Ada beberapa jenis brankas yang tersedia. Namun karena fungsi brankas untuk melindungi dokumen dari pencurian dan kebakaran, jadi pilihlah brankas Fire Safes atau Fires and Burglar Safes.

Anda bisa membeli sendiri brankas sesuai dengan kebutuhan, tetapi bisa juga memilih fasilitas bank yang namanya Safe Deposit Box.

Perhatikan Cara Menyimpan Dokumen Penting Milik Anda Agar Tidak Rusak! 04 - Finansialku

 

Untuk menggunakan fasilitas ini, Anda bisa datang langsung ke bank yang menyediakan fasilitas Safe Deposit Box untuk mengetahui persyaratannya.

Ada yang syaratnya cukup dengan membuka rekening  bank tersebut, ada juga yang tidak perlu membuka rekening, tetapi menerapkan sistem sewa. Safe Deposit Box ini juga aman, karena untuk membukanya memerlukan 2 kunci, yaitu milik bank dan milik penyewa. Selain kunci, ditersertai juga dengan pin yang hanya terketahui  oleh penyewa.